Berita Motogp Terbaru - Andrea Dovizioso menunjukkan sikap dewasa saat menjalani balapan MotoGP San Marino, Minggu (10/9/2017)

San Marino- Pengamat MotoGP, Paolo Beltramo, memuji kesabaran pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, saat menjalani balapan MotoGP San Marino yang berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu (10/9/2017). Beltramo menyebut Dovizioso sangat cerdas karena mementingkan poin yang didapat ketimbang nafsu untuk menjadi juara.

Doviziso finis di posisi ketiga pada balapan MotoGP San Marino. Rider asal Italia tersebut terpaut 11,706 detik dari pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang keluar sebagai juara.

Baca juga:

Tempati Posisi Ke-3 di Sirkuit Misano, Andrea Dovizioso Sudah Merasa Gembira

Tersisa 5 Balapan, Andrea Dovizioso Ngaku Tak Bisa Prediksi Keunggulan Masing-Masing Tim

Finis Ketiga, Andrea Dovizioso Keluhkan Performa Motor

"Dovizioso telah menunjukkan sikap dewasa pada balapan MotoGP San Marino. Dia membalap dengan hati-hati dan terus membuntuti Marquez dan Danilo Petrucci," ujar Beltramo dikutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (13/9/2017).

"Mungkin Dovizioso berpikir 16 poin jauh lebih baik ketimbang tidak mendapat hasil apapun karena terlalu memaksakan diri dan hanya mengincar posisi ketiga," sambungnya.

Balapan MotoGP San Marino berlangsung dalam kondisi basah setelah Sirkuit Misano diguyur hujan deras. Hal tersebut membuat beberapa pebalap kesulitan dan tak sedikit yang mengalami crash. Salah satunya adalah seperti rekan setim Dovizioso, Jorge Lorenzo, yang tergelincir ketika tengah memimpin balapan.

Meski hanya finis di posisi ketiga, Andrea Dovizioso, masih berada dalam jalur perburuan gelar juara dunia MotoGP 2017. Berkat tambahan 16 poin, Dovizioso kini duduk di posisi kedua klasemen sementara dan mengoleksi nilai yang sama yakni 199 dengan Marc Marquez yang menjadi pemuncak.

Tag: misano, san marino, andrea dovizioso, danilo petrucci, marc marquez, jorge lorenzo, ducati, honda, repsol